Abdullah bin Umar

ABDULLAH BIN UMAR

Abdullah bin Umar termasuk kalangan shigharush shahabah (sahabat junior) dalam jajaran para sahabat nabi. Dikenal sebagai orang yang sangat ketat keteguhannya terhadap syariat. Imam Adz Dzahabi Rahimahullah menceritakan tentang beliau sebagai berikut: 

"Dia masuk Islam saat masih kecil dan ikut hijrah bersama ayahnya saat belum baligh. Pada perang Uhud dia masih kecil, perang pertama yang diikutinya adalah perang Khandaq. Dia termasuk yang ikut berbai'at di bawah pohon, bersama ibunya, Ummul Mu'minin Hafshah, Zainab binti Mazh'un saudara wanita Utsman bin Mazh'un Al Jumahi. 


Beliau banyak meriwayatkan ilmu yang bermanfaat dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Bilal, Shuhaib, Amir bin Rabi'ah, Zaid bin Tsabit, Zaid adalah pamannya, Sa'ad, Ibnu Mas'ud, Utsman bin Thalhah, Hafshah (saudara perempuannya), Asalam, 'Aisyah, dan yang lainnya. (Siyar A'lam An Nubala, 3/204. Cet. 9, 1413H -1993M. Muasasah Ar Risalah) 

Disebutkan Radhiallahu 'Anhuma (semoga Allah meridhai keduanya), maksudnya adalah dirinya dan ayahnya (Umar bin Al Khathab). Selain beliau, sahabat nabi yang lainnya seperti Abdullah bin Abbas juga mendapat sebutan Radhiallahu 'Anhuma (semoga Allah meridhai keduanya) yakni dirinya dan ayahnya, Abbas bin Abdul Muthalib, juga An Nu'man bin Basyir, dan lainnya. 

Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin Rahimahullah: 

قال العلماء: إذا كان الصحابي وأبوه مسلمين فقل: رضي الله عنهما، وإذا كان الصحابي مسلماً وأبوه كافراً فقل: رضي الله عنه . 

"Para ulama mengatakan: jika seorang sahabat nabi dan ayahnya adalah muslim, maka katakanlah Radhiallahu 'Anhuma, dan jika seorang sahabat nabi sorang muslim sedangkan ayahnya kafir, maka katakan Radhiallahu 'Anhu. (Syarh Al Arbain An Nawawiyah, Hal. 84. Mawqi' Ruh Al Islam) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar